Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar - Persyarikatan Muhammadiyah

 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar
.: Home > Berita > IMM Solo Raya “GERUDUK” Sesepuh Pendirinya

Homepage

IMM Solo Raya “GERUDUK” Sesepuh Pendirinya

Sabtu, 19-10-2019
Dibaca: 551

Foto bersama PC IMM Solo Raya bersama Dr. Sudibyo Markus, MBA. Salah Satu Pendiri IMM

 

SURAKARTA – Semangat menyongsong Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang akan digelar 1-5 Juli 2019 di Surakarta mengilhami Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM)se-Solo Raya untuk mengetahui sejarah organisasinya berdiri kepada founding fathernya secara langsung. Bertempat di Aula Badan Pelaksana Harian (BPH) UMS Surakarta, Jum’at (18/10) rombongan gerakan mahasiswa beralmamater merah ini menemui Sudibyo Markus.

 

Sekitar seratusan aktivis IMM Solo raya selain menerima gambaran sejarah awal pendirian gerakan Mahasiswa Muhammadiyah juga mendapatkan “wejangan” dari aktivis mahasiswa yang merintis gerakan limapuluh lima tahun silam tersebut.

 

“Bersama beberapa aktivis mahasiswa muhammadiyah kala itu, antara lain Muh Djasman Al Kindi pada tahun 1965-1970 sebagai tahun-tahun awal merintis sebuah organisasi gerakan mahasiswa muhammadiyah. Tahun-tahun awal masih pada taraf meletakkan visi dan value yang akan dibawa dalam organisasi ini, baru pada tahun 1970-1980an bias pada organisasi IMM dapat dihilangkan sehingga visi murni IMM dapat ditanamkan sungguh-sungguh untuk dicapai.” Kata Sudibyo Markus.

 

Dalam arahannya kepada kader-kader IMM Sudibyo Markus juga memberikan tips bagaimana menjadi kader yang baik, yaitu menjadi kader yang memilki multi kecerdasan atau kecerdasan majemuk. Membangun jati diri, meniti akademik dengan baik sehingga dapat menjadi generasi muda muhammadiyah yang bisa memahami lingkungannya sekaligus membangun jaringan dan wawasan informasi yang luas.

 

Menurut Sudibyo Markus kader militan muhammadiyah adalah kader yang bisa menyikapi peremasalahan yang ada di masyarakat secara proporsional. “Orang modern itu orang yang dapat mengambil sikap pada hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Tapi bukan berarti kita harus menyikapi semua hal diluar focus atau relevansi kita” tegasnya. (MPI PDM Kra- JOe/ Foto dan sumber : Elvira D. Syavala).


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website