cool hit counter

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar - Persyarikatan Muhammadiyah

 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar
.: Home > Berita > Bersama Aisyiyah Terbentuk Aliansi Bunda Karang di Kabupaten Karanganyar

Homepage

Bersama Aisyiyah Terbentuk Aliansi Bunda Karang di Kabupaten Karanganyar

Kamis, 14-09-2017
Dibaca: 79

 

KARANGANYAR  – Komunitas Aliansi “BUNDA KARANG” sebagai tindak lanjut gerakan SSR community TB-HIV Care Aisyiyah Kabupaten Karanganyar, Senin kemarin(11/09), terbentuk dan semua pihak yang terkait menandatangani komitmen bersama bertempat di Gubug Ayam Resto Karanganyar.

 

Rapat koordinasi atau disebut Establish Alliance, Main Issues and Key Messages atau Pembentukan aliansi, Isu Utama dan Pesan Kunci sebagai salah satu kegiatan SSR di bidang Tubercolosis (TB) HIV dipimpin oleh Koordinator SR, Subuha, dihadiri oleh Kepala SSR Community TB-HIV Care Aisyiyah Karanganyar, Darsih. Amd. Keb, Direktur LPPL Radio Swiba, Teguh Triyono, S.H, M.Si, Komisi Penanggulangan Aids, Kamto, Muslimat NU Jateng, Ucok, Yayasan Lawu Peduli, Yuli, dan kelompok Dukungan Sebaya, Islamiyah, serta 2 orang Tim SSR, Intan dan Budi.

 

Koordinator SSR, Subuha, mengatakan bahwa pertemuan yang dirancang 3 hari tersebut membahas 3 hal yakni:

 

1.       Curah gagasan dan pembelajaran lapangan masing – masing CSO, menyamakan persepsi isu TB, penguatan komitmen bersama dalam penanggulangannya di Kabupaten Karanganyar.

2.       Penentuan isu prioritas TB sebagai landasan advokasi, mapping stakeholder untuk advokasi bersama.

3.       Rencana Aksi Bersama Aliansi / Forum Penanggulangan TB.

Dikatakan Subuha bahwa program TB-HIV di tingkat pusat sudah dilaksanakan sejak tahun 2013, namun di Kabupaten Karanganyar baru 1 tahun berjalan. TB-HIV Indonesia menduduki posisi kedua di dunia. Sehingga Global Fun sebagai penyandang dana internasional sangat tertarik untuk membantu penangan TB-HIV di Indonesia. Namun pendanaan tersebut hanya sampai tahun 2019, selanjutnya dana bantuan tersebut akan dicabut.

 

Untuk itulah diperlukan pemikiran strategis dan dukungan dalam sosialisasi penanggulangan TB-HIV baik dukungan dari Pemerintah Pusat sampai Daerah berupa Regulasi mulai dari Undang – undang sampai pada Peraturan daerah, dimana kegiatan tersebut bisa didukung anggaran dari APBN maupun APBD.

 

Salah satu alasan digandenganya LPPL Radio Publik SWIBA FM, menurut Subuha bahwa media radio memiliki peran penting dan efektir dalam publikasi mensosialisasikan program tersebut sampai ke masyarakat.

 

Pertemuan tersebut diakhiri dengan disepakatinya membentuk Aliansi yang diberi nama “BUNDA KARANG” yang memiliki arti “Bersama untuk Daerah Kabupaten Karanganyar” dan ditandatangani Komitmen bersama dari semua pihak terkait dan foto bersama serta ramah tamah. (MPI PDM Kra - JOe/Masguh).


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website