cool hit counter

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar - Persyarikatan Muhammadiyah

 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar
.: Home > Berita > Nasyiatul Aisyiyah Karanganyar Adakan Kajian Cinta

Homepage

Nasyiatul Aisyiyah Karanganyar Adakan Kajian Cinta

Minggu, 12-11-2017
Dibaca: 78

 

 

 

KARANGANYAR - Mengimplementasikan salah satu hasi putusan Tanwir Nasyiatul Aisyiah (NA) di Banjarmasin 3-5 November 2017 yaitu komitmen mewujudkan Keluarga Muda NA yang tangguh. Bertempat di Aula SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiah (PDNA) Kabupaten Karanganyar, Jum’at (10/11) mengadakan kajian bertemakan cinta. Mengangkat judul kajian “Kala CInta Menyapa, Cinta dan Motivasi Dalam Iltizam Islam”.

 

Menurut ketua PDNA Kabupaten Karanganyar Sartini yang juga seorang guru pada MI Muhammadiyah Karanganyar kajian yang dilaksanakan organisasi yang dipimpinnya ini berbeda dari biasanya. “Kajian yang dilaksanakan oleh PDNA Karanganyar sebenarnya merupakan agenda rutin setiap bulan, namun tema dan pembicaranya spesial”. Kajian yang diikuti tidak kurang dari 120 anggota PDNA dan juga PCNA di Karaganyar Kota ini menghadirkan pembicara yang kompeten dibidangnya yairu seorang motivator ESQ Biro Jodoh Ta’aruf Syar’I Ustadz Yulianto, S.Pd.I., M.Pd.

 

Lebih jauh Sarini mengungkapkan alasan kenapa PDNA Karanganyar mengangakat tema kajian cinta selain sebagai tindaklanjut hasil tanwir NA beberapa waktu yang lalu. “Perlu kita sadari bersama bahwa sebagian besar anggota dan pimpinan dari Nasyiah masih tergolong pada usia pra-nikah dan keluarga muda denan usia ibu-ibu yang masih muda baik secara usia maupun terbentuknya keluarga, diperlukan banyak ilmu  baik persiapan pernikahan islami menuju gerbang keluarga sakinah maupun bagi yang sudah berkeluarga bagaimana tetap memelihara keluarga dalam suasana sakinah, mawwadah warrahman”.

 

Dalam kajian dengan suasana yang menarik dan bergembira sebagai cirri khas motivator-motivator dalam menyampaikan materi-materi kepada para peserta, sehingga peserta ikut larut dengan penyampian materi oleh Yulianto. Strategi kajian secara interaktif membuat suasana terlihat lebih “hidup”, tidak monoton dan peserta menjadi lebih santai namun serius.

 

Sementara itu Sartini ketika ditanya oleh penulis terkait harpannya dengan dilaksanakan kajian cinta ini mengatakan bahwa semoga kajian yang tentuya akan ditindaklanjuti dengan tema-tema lain dimasa mendatang ini benar-benar bisa mewujudkan keluarga sakinah, warga Nasyiah bisa menjadi isteri shalihah, melahirkan dan mencetak generasi rabbani dan menjadi bidadari-bidadari peghuni surge nantinya.(MPI PDM Kra - JOe).


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website