cool hit counter

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar - Persyarikatan Muhammadiyah

 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar
.: Home > Berita > Muhammadiyah Karanganyar Selenggarakan Shalat Idul Fitri 1439 H Di Puluhan Titik Lokasi Se-Kabupaten Karanganyar.

Homepage

Muhammadiyah Karanganyar Selenggarakan Shalat Idul Fitri 1439 H Di Puluhan Titik Lokasi Se-Kabupaten Karanganyar.

Jum'at, 15-06-2018
Dibaca: 285

 

KARANGANYAR - Pelakasanaan hari rata idul fitri 1439 H atau tahun 2018 M sebagaimana keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah 1 Syawal 1439 H bertepatan dengan 15 Juni 2018, sama dengan penetapan oleh Pemerintah dan mayoritas ormas islam yang ada. Semarak menyambut idul fitri utamanya pelaksanaan shalat idul fitri khususnya bagi warga Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar sudah terasa geliatnya, melalui fasilitas teknologi informasi Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar menyediakan aplikasi online penyampain informasi lokasi, imam dan khatib shalat idul fitri. Puluhan titik lokasi telah disiapkan oleh Pimpinan Cabang mapun Ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Karanganyar, sebagaimana rilis yang disampaikan sekretaris MTDK PDM Karanganyar Burhan Mustaqiem. Kamis (14/06).

 

Pantauan dari Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Karanganyar pelaksanaan shalat idul fitri yang dilaksanakan oleh PRM maupun PCM berjalan lancar dan diramaikan dengan hadirnya masyarakat yang akan melaksanakan shalat idul fitri berjama’ah baik di lapangan maupun halaman-halaman perkantoran. Dari Ranting Muhammadiyah Botok Kerjo shalat id bertempat di lapangan setempat dengan imam dan khatib Wahyu Rahmadi wakil ketua PDM Karanganyar, sedangakan dari PCM Tasikmadu melaporkan shalat id di halaman RS PKU Muhammadiyah Karanganyar dengan imam dan khatib Mahmudi yang merupakan ketua PCM Tasikmadu.

 

Pengamatan langsug shalat idul fitri warga Muhammadiyah dan umat islam pada umumnya di PCM Karanganyar kota salah satunnya mengambil tempat di halaman DPRD Kabupaten Karanganyar, shalat disini di imami oleh Wiyot dan khatib SR. Nur Hidayat wakil ketua PDM Karanganyar. Halaman DPRD Karanganyar tidak muat menampung banyaknya jama’ah warga sekitar bahkan harus melober menggunakan separuh jalan raya Lawu depan kantor DPRD Karanganyar.

 

Dalam khutbahnya Nur Hidayat mengambil tema “Profesionalisme Dalam Bidangnya Merupakan Ciri Keberhasilan Dalam Menggapai Ketaqaan Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani”.

 

Nur Hidayat menyoroti salah satu perkataan Imam Gazali dalam nasehatnya dalam bentuk kata-kata hikmah “Setiap manusia akan merugi kecuali mereka yang berilmu, mereka yang berilmu akan merugi kecuali yang mengamalkan ilmunya, mereka yang mengamalkan ilmunya akan merugi kecuali yang ikhlas dalam amalnya” tegas mantan pendidik yang banyak menyerap ilmu dari negeri sakura ini.

 

“Maka insya Allah jika nuansa profesionalitas bisa kita wujudkan dengan dilandasi keikhlasan maka semangat kebersamaan (jama’ah) dan kebersatuan (wihdah) yang menjadi nafas Islam benar-benar bisa kita laksanakan, insyaa Allah suasana kedamaian dan ketenteraman, kebersamaan dan persatuan dalam kehidupan, baik dalam berbangsa maupun bermasyarakat pasti benar-benar bisa kita ujudkan” kata mantan ketua PCIM Jepang ini.

 

Untuk mewujudkan hal tersebut di atas, setidaknya ada lima poin yang harus menjadi sikap dalam hidup. Antara lain :

  1. Adanya tekad untuk menjalani hidup damai;
  2. Kemauan untuk memperbesar jiwa persaudaraan;
  3. Menyikapi perbedaan dengan sikap yang bijak;
  4. Gemar bermusyawarah dalam situasi apapun; dan
  5. Bersedia untuk berkorban.

 

Terkait tahun politik 2018 dengan ditadainya Pilbup Kabupaten Karanganyar dan Pilgub Jawa Tengah, Nur Hidayat berpesan kepaa jama’ah shalat idul fitri untuk tetap menjaga ukhuwah meskipun dipastikan adanya perbedaan kepentingan dan pilihan. “Kita jangan panic terhadap perbedaan itu” tegasnya.

 

Logika sederhananya adalah ibrah tentang sebuah bangunan, adalah tidak pernah kuat kalau hanya pasir dan batu saja. Tidak pernah indah kalau genteng saja, karenanya sebuah bangunan  menjadi kuat dan indah justru adanya perbedaan bahan bangunan namun mempunyai satu tujuan yaitu tegaknya bagunan.

 

“Termasuk masyarakat Karanganyar yang sebentar lagi akan melaksanakan pesta demokrasi untuk menetukan nasib bangsa kedepan yaitu Pilkada serentak Pilbub dan Pilgub, mungkin pilihan kita beda namun dengan perbedaan pilihan jangan sampai memutuskan tali silaturahim antara kita, kita harus tetap bisa menjaga persatuan bertekad hidup damai, memperbesar jiwa persaudaraan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan dalam bermasyarakat”.

 

Setelah ditutup dengan doa ribuan jama’ah dengan tertib membubarkan diri sambil bersalam-salaman, bermaaf-maafan dan saling mengucapkan selamat hri raya idul fitri. (MPI PDM Kra-JOe).


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website